Selasa, 14 Oktober 2014

Ngelencer......



Suatu ketika,hiduplah 2 santri yang bersahabat dengan baik.Mereka selalu mengikuti kegiatan pondok dengan rajin.mulai dari menyiapkan makanan,bersih – bersih,mengikuti ta’lim sampai shalat qiyamullail tepat waktu.
Hari berganti hari,minggu berganti minggu,bulan berganti bulan.Lama – kelamaan mereka bosan dengan kehidupan pondok yang gitu – gitu aja.Maklum anak baru.Terlintas dipikaran mereka untuk jalan – jalan ke mall.Akhirnya dilaksanakanlah rencana mereka.
Keesokan harinya,ketika bertepatan dengan hari libur.Tanpa izin ke pengurus,mereka berdua keluar lewat belakang pondok dengan cara yang tidak diketahui siapapun termasuk penulis,kecuali ALLOH SWT.Setelah keluar dari pondok,mereka lari ke jalan raya untuk menunggu angkot.Tak lama kemudian,angkot mereka tunggu – tunggu datang.Berjam – jam mereka didalam angkot,akhirnya mereka sampai.Setelah angkot berhenti,2 santri itu langsung keluar dan membayar ongkos angkot.
Mereka masuk ke mall dan bingung apa yang ingin mereka beli,karena uang mereka habis untuk membayar ongkos angkot tadi.Akhirnya setelah dipikir- pikir,mereka mencari barang yang diskon 100 % alias gratis.Merekapun masuk ke toko besar yang ada didalam mall.Ketika mereka masuk ada seorang tante – tante cantik berambut pirang,berkulit putih,hidungnya mancung,baunya wangi,membawa tas mahal dan memakai sepatu hak tinggi yang bersamaan masuk ke toko itu juga.Kemudian ada persimpangan ,2 santri ke kanan dan tante – tante itu ke kiri.Mereka sampai di bagian buku.Mestilah santri,cari bahan bacaan biar gak strees.Disitu mereka tidak menemukan barang yang mereka cari,Ya jelas gak ada lah,di mall mau nyari barang gratisan,tapi mereka terus mencari.Kebetulan disitu mereka juga bertemu dengan tante – tante yang tadi.Mereka pindah ke bagian pakaian,ternyata barang yang mereka cari tidak ada.Lagi – lagi mereka bertemu dengan tante yang tadi.Mulai dari makanan,peralatan olahraga,hingga elektronik selalu tidak ada barang yang mereka cari dan selalu ada tante yang tadi di tempat mereka berada.Merekapun lelah dan memutuskan untuk kembali,tetapi harus melewati kasir terlebih dahulu.Setelah di kasir,antrian  depan mereka adalah tante yang tadi,dia membawa banyak barang,tidak seperti 2 santri itu tidak membeli apa – apa hanya berkeliling – keliling saja.Ketika ingin membayar belanjaannya tante itu membuka tasnya dan ternyata dompetnya tidak ada.Tante itupun kebingungan dan mencoba mengingingat – ingat kejadian mulai dari masuk toko sampai berada di kasir.Ia ingat bahwa dari tadi yang bersamanya adalah 2 anak santri.Iapun menuduh mereka  segera sebagai orang yang mencuri dompetnya dan segera memanggil satpam.
Kemudian satpam menangkap kedua santri itu.Merekpun kaget bukan main,”Mungkin ini gara – gara kami keluar tidak izin”gumam mereka.’’Kalian ini kecil - kecil sudah pinter nyuri,besar mau jadi apa kalian?”kata satpam.Bukan pak,kami tidak mencuri,lihat pakaian kami,kami ini santri tidak mungkin nyuri”jawab kedua santri itu bersamaan.”Alah jangan banyak alasan,dari tadi yang bersama saya cuma kalian berdua”balas tante.”Jangan asal nuduh aja tante,bisa aja dompet tante jatuh atau lupa naruhnya ”kata santri pertama.Perdebatan pun semakin memanas.Tiba - tiba dari kejauhan datang laki - laki gagah,tinggi,memakai jaket kulit,memakai kaca mata hitam,dengan rambut di sisir rapi menuju tempat terjadinya perdebatan”Ma,ini dompet mama ketinggalan di meja makan,masak mau belanja banyak gak bawa dompet” kata laki - laki itu kepada si tante.”Oh iya pa,mama lupa”balas tante itu kepada laki -laki yang merupakan suaminya.Kemudian tante itu minta maaf pada 2 santri,karena telah menuduh mereka mencuri dompetnya.Ah,gak bisa gitu,main minta maaf aja,kami malu karena harga diri kami turun,pokoknya tante harus ganti rugi,minimal 1 orang 1 juta jadi semuanya 2 juta”ujar santri kedua.Lalu tante itu mengeluarkan uang Rp 100.000,00 an yang jumlah nya 2 juta”Baiklah ini nak”balas tante.Ketika hendak menerima uang itu tangan para santri itu terasa sakit”Aduh..,rizki sudah di depan mata,tapi kenapa tanganku tiba - tiba sakit,apa mungkin ini gara - gara keluar gak izin”gumam kedua santri.Semakin lama tangan mereka semakin sakit.Kemudian terdengar suara gemuruh awan dan terjadilah hujan.Anehnya hujan ini menembus gedung mall,semakin lama semakin deras.Kedua santri ini pun basah kuyup.Tiba - tiba ada suara”Qum….qum...qum......Qiyamullail.. qiyamullail”.Ternyata saudara – saudara,tadi itu semua hanyalah mimpi.kedua santri itupun menyesal”Kenapa hanya mimpi.?”gumam mereka,mereka pun mendapat pelajaran dari mimpi mereka itu.Anehnya mereka berdua bermimpi bersamaan,sungguh hal yang fenomenal terjadi


Pesan : Jika ingin keluar pondok harus izin,tidak harus keluar pondok,keluar rumah,kelas,dll juga harus izin,kalau tidak boleh ya tidak boleh,karena mungkin ada alasan tersendiri kita tdak diizinkan keluar,jangan melawan nanti ada balasanya sendiri,karena perbuatan baik akan di balas baik dan perbuatan jelek akan di balas jelek pula


By :D'Sherlockian
      15-10-2014
       02.11.52 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar