Suatu ketika,hiduplah 2 santri yang
bersahabat dengan baik.Mereka selalu mengikuti kegiatan pondok dengan
rajin.mulai dari menyiapkan makanan,bersih – bersih,mengikuti ta’lim sampai
shalat qiyamullail tepat waktu.
Hari berganti hari,minggu berganti minggu,bulan
berganti bulan.Lama – kelamaan mereka bosan dengan kehidupan pondok yang gitu –
gitu aja.Maklum anak baru.Terlintas dipikaran mereka untuk jalan – jalan ke
mall.Akhirnya dilaksanakanlah rencana mereka.
Keesokan harinya,ketika bertepatan
dengan hari libur.Tanpa izin ke pengurus,mereka berdua keluar lewat belakang
pondok dengan cara yang tidak diketahui siapapun termasuk penulis,kecuali ALLOH
SWT.Setelah keluar dari pondok,mereka lari ke jalan raya untuk menunggu
angkot.Tak lama kemudian,angkot mereka tunggu – tunggu datang.Berjam – jam
mereka didalam angkot,akhirnya mereka sampai.Setelah angkot berhenti,2 santri
itu langsung keluar dan membayar ongkos angkot.
Mereka masuk ke mall dan bingung
apa yang ingin mereka beli,karena uang mereka habis untuk membayar ongkos
angkot tadi.Akhirnya setelah dipikir- pikir,mereka mencari barang yang diskon
100 % alias gratis.Merekapun masuk ke toko besar yang ada didalam mall.Ketika
mereka masuk ada seorang tante – tante cantik berambut pirang,berkulit
putih,hidungnya mancung,baunya wangi,membawa tas mahal dan memakai sepatu hak
tinggi yang bersamaan masuk ke toko itu juga.Kemudian ada persimpangan ,2
santri ke kanan dan tante – tante itu ke kiri.Mereka sampai di bagian
buku.Mestilah santri,cari bahan bacaan biar gak strees.Disitu mereka tidak
menemukan barang yang mereka cari,Ya jelas gak ada lah,di mall mau nyari barang
gratisan,tapi mereka terus mencari.Kebetulan disitu mereka juga bertemu dengan
tante – tante yang tadi.Mereka pindah ke bagian pakaian,ternyata barang yang
mereka cari tidak ada.Lagi – lagi mereka bertemu dengan tante yang tadi.Mulai
dari makanan,peralatan olahraga,hingga elektronik selalu tidak ada barang yang mereka cari dan
selalu ada tante yang tadi di tempat mereka berada.Merekapun lelah dan memutuskan untuk kembali,tetapi harus
melewati kasir terlebih dahulu.Setelah di kasir,antrian depan mereka adalah tante yang tadi,dia
membawa banyak barang,tidak seperti 2 santri itu tidak membeli apa – apa hanya
berkeliling – keliling saja.Ketika ingin membayar belanjaannya tante itu
membuka tasnya dan ternyata dompetnya tidak ada.Tante itupun kebingungan dan mencoba mengingingat – ingat kejadian mulai
dari masuk toko sampai berada di kasir.Ia ingat bahwa dari tadi yang bersamanya
adalah 2 anak santri.Iapun menuduh mereka
segera sebagai orang yang mencuri dompetnya dan segera memanggil satpam.
Kemudian satpam menangkap kedua santri itu.Merekpun kaget bukan
main,”Mungkin ini gara – gara kami keluar tidak izin”gumam mereka.’’Kalian ini kecil - kecil
sudah pinter nyuri,besar mau jadi apa kalian?”kata satpam.”Bukan pak,kami tidak mencuri,lihat pakaian kami,kami ini santri tidak mungkin
nyuri”jawab kedua santri itu bersamaan.”Alah jangan banyak alasan,dari
tadi yang bersama saya cuma
kalian berdua”balas tante.”Jangan asal nuduh aja tante,bisa aja dompet
tante jatuh atau lupa naruhnya ”kata santri pertama.Perdebatan pun semakin memanas.Tiba - tiba dari kejauhan
datang laki - laki
gagah,tinggi,memakai jaket kulit,memakai kaca mata hitam,dengan rambut di sisir
rapi menuju tempat terjadinya perdebatan”Ma,ini dompet mama ketinggalan di meja makan,masak mau belanja banyak gak bawa dompet” kata
laki - laki itu kepada
si tante.”Oh iya pa,mama lupa”balas tante itu kepada
laki -laki yang merupakan suaminya.Kemudian
tante itu minta maaf pada 2 santri,karena telah menuduh mereka mencuri dompetnya.”Ah,gak bisa gitu,main minta maaf aja,kami malu karena harga diri kami turun,pokoknya tante harus
ganti rugi,minimal 1 orang 1 juta jadi semuanya 2 juta”ujar santri kedua.Lalu tante itu mengeluarkan uang Rp 100.000,00 an yang jumlah nya 2 juta”Baiklah ini nak”balas tante.Ketika hendak menerima uang itu tangan para santri itu terasa sakit”Aduh..,rizki sudah di depan mata,tapi kenapa tanganku tiba - tiba sakit,apa mungkin
ini gara - gara keluar gak izin”gumam kedua santri.Semakin lama tangan mereka semakin sakit.Kemudian terdengar suara gemuruh awan dan
terjadilah hujan.Anehnya
hujan ini menembus gedung mall,semakin lama semakin deras.Kedua santri ini pun basah kuyup.Tiba -
tiba ada suara”Qum….qum...qum......Qiyamullail.. qiyamullail”.Ternyata saudara – saudara,tadi itu semua hanyalah mimpi.kedua santri itupun menyesal”Kenapa hanya mimpi.?”gumam
mereka,mereka pun mendapat pelajaran dari mimpi mereka itu.Anehnya mereka berdua bermimpi bersamaan,sungguh
hal yang fenomenal terjadi
Kemudian satpam menangkap kedua santri itu.Merekpun kaget bukan
main,”Mungkin ini gara – gara kami keluar tidak izin”gumam mereka.’’Kalian ini kecil - kecil
sudah pinter nyuri,besar mau jadi apa kalian?”kata satpam.”Bukan pak,kami tidak mencuri,lihat pakaian kami,kami ini santri tidak mungkin
nyuri”jawab kedua santri itu bersamaan.”Alah jangan banyak alasan,dari
tadi yang bersama saya cuma
kalian berdua”balas tante.”Jangan asal nuduh aja tante,bisa aja dompet
tante jatuh atau lupa naruhnya ”kata santri pertama.Perdebatan pun semakin memanas.Tiba - tiba dari kejauhan
datang laki - laki
gagah,tinggi,memakai jaket kulit,memakai kaca mata hitam,dengan rambut di sisir
rapi menuju tempat terjadinya perdebatan”Ma,ini dompet mama ketinggalan di meja makan,masak mau belanja banyak gak bawa dompet” kata
laki - laki itu kepada
si tante.”Oh iya pa,mama lupa”balas tante itu kepada
laki -laki yang merupakan suaminya.Kemudian
tante itu minta maaf pada 2 santri,karena telah menuduh mereka mencuri dompetnya.”Ah,gak bisa gitu,main minta maaf aja,kami malu karena harga diri kami turun,pokoknya tante harus
ganti rugi,minimal 1 orang 1 juta jadi semuanya 2 juta”ujar santri kedua.Lalu tante itu mengeluarkan uang Rp 100.000,00 an yang jumlah nya 2 juta”Baiklah ini nak”balas tante.Ketika hendak menerima uang itu tangan para santri itu terasa sakit”Aduh..,rizki sudah di depan mata,tapi kenapa tanganku tiba - tiba sakit,apa mungkin
ini gara - gara keluar gak izin”gumam kedua santri.Semakin lama tangan mereka semakin sakit.Kemudian terdengar suara gemuruh awan dan
terjadilah hujan.Anehnya
hujan ini menembus gedung mall,semakin lama semakin deras.Kedua santri ini pun basah kuyup.Tiba -
tiba ada suara”Qum….qum...qum......Qiyamullail.. qiyamullail”.Ternyata saudara – saudara,tadi itu semua hanyalah mimpi.kedua santri itupun menyesal”Kenapa hanya mimpi.?”gumam
mereka,mereka pun mendapat pelajaran dari mimpi mereka itu.Anehnya mereka berdua bermimpi bersamaan,sungguh
hal yang fenomenal terjadi
Pesan : Jika ingin keluar pondok harus izin,tidak
harus keluar pondok,keluar rumah,kelas,dll juga harus izin,kalau tidak boleh ya tidak boleh,karena
mungkin ada alasan tersendiri kita tdak diizinkan keluar,jangan melawan nanti ada balasanya sendiri,karena perbuatan baik akan di balas baik dan perbuatan jelek akan di balas jelek pula
By :D'Sherlockian
15-10-2014
02.11.52 WIB
By :D'Sherlockian
15-10-2014
02.11.52 WIB

Tidak ada komentar:
Posting Komentar